PROGRAM TRANSMIGRASI TETAP JADI SOLUSI ATASI KEMISKINAN

Posted: Januari 13, 2010 in Uncategorized

PROGRAM TRANSMIGRASI TETAP JADI SOLUSI ATASI KEMISKINAN
Jakarta, 8/1/2010 – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa program transmigrasi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan menjadi semakin relevan.
“Termasuk pilihan-pilihan agar pembangunan transmigrasi menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membangun pertumbuhan baru di daerah penempatan,” katanya usai acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan SK Pengelola Keuangan di lingkungan Kemenakertrans RI di Jakarta, Jum’at (8/1).
Muhaimin menjelaskan ia cukup bangga karena program transmigrasi masih menjadi pilihan ideal, dan pihaknya terus menerus menjalin kerja sama dengan seluruh kalangan stakeholder, lintas-departemen maupun para pengusaha agar terlibat dalam pembangunan daerah transmigrasi, khususnya membangun agro industri dan pengembangan bidang pertanian.
Mengenai dampak produksi China, terutama produk sepatu yang saat ini semakin membanjir di pasaran Indonesia, sehingga mengancam terjadinya kebangkrutan industri sepatu dan ancaman PHK terhadap pekerjanya, Muhaimin menyatakan bahwa persaingan ke depan akan semakin keras, dan itu sudah diprediksi sejak lama, apalagi dengan akan berlakunya pasar bebas.
“Karena itu beberapa komoditas seharusnya masih mendapatkan perlindungan proteksi, dalam artian apakah berupa stimulus pajak atau dukungan infrastruktur yang memadai,” katanya.
Ia mengharapkan kementerian perindustrian dan pekerjaan umum bisa memberikan dukungan dengan membangun infrastruktur sehingga dapat memperkuat daya saing produksi dari perusahaan Indonesia.
“Pelayanan izin satu atap dan efisiensi akan membantu daya saing produk Indonesia.”, katanya.
Terhadap ancaman PHK terhadap tenaga kerja, Muhaimin mengharapkan tidak terjadi seserius itu, meskipun pihaknya akan tetap mengantisipasinya.
“Seandainya terjadi maka pemerintah berharap penyelesaian terhadap dan hak dan kewajiban para pekerja dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, termasuk menjalankan penegakkan aturan PHK yang sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.
Mengenai revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), Muhaimin mengatakan akan melakukan pengembangan berdasarkan pemilahan BLK mana yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan BLK yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Demikian juga, di antara 300 BLK yang ada, akan dipilah BLK yang memiliki prospek dan manfaat bagi pasar kerja. BLK yang hanya ikut-ikutan dan tidak memiliki prospek baik, tentu pemerintah tidak akan memberikan bantuan,” katanya. (T.Ad/ysoel) @(Kominfo-Newsroom)/adrs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s